Budidaya Tanaman Padi Sehat

BUDIDAYA TANAMAN PADI SEHAT

  1.  Pemilihan Benih

–          Diketahui asal usulnya (varietas) atau diskripsinya

–          Telah teruji kebenarannya

–          Metode iji kebersihan dengan larutan garam

–          Sebaiknya menggunakan benih berlabel yang telah disertifikasi

  1. Pengolahan Tanah

–          Sebaiknya dengan menggunakan traktor dengan kedalaman 20-25 cm

–          Sebaiknya diolah dua kali

–          Paling tidak rendam 1 minggu baru ditanamin (bila memungkinkan)

  1. Persemaian

–          Buatlah persemaian pada areal terbuka/ tidak ternaungi

–          Luas Persemaian :

  • Untuk persemaian cara lama (konvensional) dimana biasanya umur bibit 25-30 hari dan benih yang dipakai atau ditabur 25-30 kg/Ha maka luasnya adalah 1/20 x luas lahan yang akan ditanami (5 Are)
  • Untuk system PTT dimana umur bibit 18-20 hari dengan kebutuhan benih 15-20 kg/Ha maka luasnya adalah 1/40 x luas yang akan ditanami (2.5 are)
  • Untuk system SRI (sistem race intensifikation) dimana umur bibit 8-10 hari dengan kebutuhan benih 10 Kg / Ha maka luasnya adalah 1/80 x luas yang akan ditanami (1.25 are)
  • Untuk system SRI persemaian dapat menggunakan nampan, yaitu sejenisnya yang penting diberi media tanah dan kompos
  1. Tanam

–          Kedalaman tanam 1-3 cm tergantung sistem yang dipakai

–          Jarak tanam sangat tergantung dengan tingkat kesuburan tanah dan musim melakukan usaha tani.

  • Bila tanahnya subur dan dilakukan pada musim hujan, maka jarak tanamnya jarang/ renggang
  • Bila pada tanah kurus, maka jarak tanamnya rapat, lebih-lebih bila ditanam dimusim kemarau standar umum jarak tanam
    • 20 x 20 cm = 250.000 rumpun/ Ha
    • 20 x 25 cm = 200.000 rumpun/ Ha
    • 25 x 25 cm = 160.000 rumpun/ Ha
    • 25 x 30 cm = 133.333 rumpun/ Ha
  1. Pengairan

–          Pengairan dilakukan secara terputus-putus (intermittent)

–          Umur 0-10 Hst. Tinggi air 2-2.5 cm dipertahankan jangan sampai kering untuk memudahkan penyiangan pertama.

–          Umur 11-24 Hst. Tinggi air 2-2.5 cm, pada periode ini air bleh sampai macak-macak asal jangan tanahnya sampai kering retak

–          Umur 25-75 atau 85 Hst. Atau ± 15 hari sebelum panen tinggi air 5 cm, pada periode ini air dibiarkan sampai macak-macak  baru ditambah setinggi 5 cm.

–          15 hari menjelang panen air tidak lagi dimasukkan (tergantung jenis tanahnya) untuk mengurangi kadar air gabah dan meratakan masak panen

  1. Pemupukan
    1. Dosis pemupukan/ Ha Standar nasional :

–          Urea :  200-250 Kg.                              – SP36                    : 100 Kg

–          KCL    :  50-75     Kg.                               – Organik              : 1000-2000 Kg.

  1. Dosis spesipik Lokasi

–          Cara aplikasi

= Pupuk Dasar 1-7 sebelum tanam atau paling lambat 1 Hst.

  1. Organik 100% dari dosis
  2. Sp36 100% dari dosis

= Pupuk Susulan I pada fase anakan aktif sekitar umur 15-21 hst.

  1. Urea 50% dari dosis
  2. KCl 100% dari dosis

= Pupuk Susulan II pada fase awal primordial (awal fase generatis) sangat ditentukan oleh varietas dan umur tanaman 35-40 hst.

* Urea 50 % dari dosis

  1. Penyiangan

–          Penyiangan dilakukan tergantung kondisi gulma, secara umum minimal 2 kali selama  1 musim tanam yaitu;

*Penyiangan I sebelum pemupukan susulan I sekitar umur 10 hst

*Penyiangan II sebelum pemupukan susulan II

  1. Pengentalian hama penyakit

Pengendalian hama dan penyakit dilakukan apabila tingkat serangan hama penyakit sedah mencapai ambang pengendalian berdasarkan hasil pengamatan, tetapi pada daerah yang endemis virus tungro, maka tindakan preventif dengan carbofuran dianjurkan dengan cara;

  1. Pada persemaian 1 kg diberikan pada umur 10-15 hari setelah sebar benih.
  2. Pada pertanaman 2 Kg/10 are atau 20 kg/ha diberikan pada saat pemupukan susulan I (pertama)
  3. Untuk selanjutnya tergantung keadaan populasi |OPT khususnya wereng hijau dan inokulum yang ada.
  4. Panen

Panen dilakukan bila kondisi bulir sudah mencapai 90-100% masak panen (mengering).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s